Postingan

Menampilkan postingan dengan label bola

Asa Bergamo Pada Atalanta: Ubah Nestapa Jadi Bahagia

Gambar
Epidemi COVID - 19, sudah mengontaminasi beberapa ratus negara di dunia. Tidak kecuali, Italia. "Negeri Pizza" jadi salah satunya negara yang terpengaruh cukup kronis karena virus membahayakan ini. Salah satunya tempat sebagai epicentrum penebaran virus ialah Bergamo, satu kota di daerah utara Italia. Panduan Merawat Ayam Laga Bergamo jadi pusat penebaran corona di Italia. Banyak faksi memandang, hal itu dibawa oleh beberapa tifosi Atalanta yang pulang ke kotanya sesudah melihat laga. Ya, Atalanta saat itu sedang ada dalam suatu cerita cinderella. Mereka diambang cetak riwayat baru di pertandingan paling atas benua Eropa dengan maju ke set 8 besar. Hal itu pasti tidak ditinggalkan demikian saja oleh beberapa pemuja setianya. Mereka berbondong - bondong keluar dari Bergamo ke Kota Milan, kota yang diambil jadi tempat besar Atalanta semasa Liga Champions 2020. Pengorbanan mereka ternyata tidak sia - sia, Atalanta menang mutlak atas Valencia serta memiliki hak maju ke set s...

Atalanta Tersingkir dengan Kejam

Gambar
Indah pada saatnya. Syair kuno ini kelihatannya jadi keinginan dari beberapa anak Bergamo saat akan bertemu dengan club raksasa, Paris Saint Germain. Bermain dengan baju kebesaran biru hitam, dengan nama Atalanta, mereka mengharap surprise Liga Champions Eropa musim ini ialah mereka. Panduan Merawat Ayam Laga Atalanta mengharap ikuti jejak Ajax Amsterdam club penuh surprise musim kemarin yang sukses memijak semi-final sebelum ditaklukkan oleh Tottenham Hotspurs. Gianpero Gasperini sukses membuat Atalanta jadi team ofensif yang memporak-porandakan Seri A dan Liga Champions. Melihat saja catatan gol mereka yang capai 116 gol dalam 48 laga di semua pertandingan. Takut. Mereka bermain tanpa ada rasa takut. Setelah epidemi Covid-19 cukup berkurang di Italia, mereka serta tampil makin menggila. Itu yang membuat Pau Gomez cs, serta difavoritkan agar bisa menaklukkan PSG di pertandingan perempat final yang dimainkan dengna system knockout di Estadio de Luz, Portugal. Sayang, bermain masih...

Tidak Ada (Lagi) Kesempatan Kedua bagi Tim Kuda Hitam

Gambar
Ada yang lain dengan Liga Champion kesempatan ini. Selain epidemi COVID-19 yang masih tetap menempa hingga membuat laga harus diadakan tanpa ada kedatangan pemirsa, UEFA sebagai pelaksana pertandingan paling besar di benua biru itu mengubah ketentuan pertandingan yang telah masuk babak delapan besar atau perempat final ini. Panduan Merawat Ayam Laga Jika pada beberapa tahun awalnya set perempat final dilaksanakan dalam dua leg, kandang serta tandang, karena itu kesempatan ini laga cuma akan berjalan sekali saja. Siapa yang kalah pada sebuah laga itu akan luruh, sebaliknya yang menang akan langsung meluncur ke babak semi-final. Perisitiwa comeback Liverpool FC tahun kemarin pada FC Barcelona tidak berlangsung lagi kesempatan ini. Begitupun La Remontada FC Barcelona atas Paris Saint-Germain (PSG) tidak berulang-ulang. Siapa yang kalah di kesempatan pertama tidak mempunyai lagi peluang ke-2. Hingga tiap team yang sukses meluncur sampai babak ini harus selekasnya capai pucuk performny...

Paris Saint Germain Lolos ke Babak Semifinal

Gambar
Pertandingan set 8 besar atau perempat final UEFA Champions League 2019/2020 kembali lagi diadakan dengan mainkan skema satu pertandingan yang berjalan di Portugal , pertandingan pembuka menghadapkan di antara team Serie A Italia Atalanta versus team asal Prancis Paris Saint Germain yang berjalan di Estadio Da Luz Lisboa Portugal. Panduan Merawat Ayam Laga Serta , pada akhirnya pertandingan itu usai dengan score tipis 1 - 2 untuk kemenangan Paris Saint Germain. Atalanta sukses cetak gol terlebih dulu melalui gol Mario Pasalic menit '27 sebelum pada akhirnya Paris Saint Germain sukses cetak 2 gol melalui gol Marquinhos menit '90 serta gol Eric Maxim Choupo-Moting menit '90+3. Jalannya laga berjalan menarik , pertandingan yang berjalan dengan tanpa ada pemirsa ini dari pertama sebelum laga banyak yang jagokan Atalanta. Tetapi semua di atas lapangan apa saja dapat berlangsung. Atalanta yang diasuh oleh pelatih Gian Piero Gasperini nampaknya sukses unggul terlebih dulu mela...

Blaise Matuidi Bukan yang Nomor Satu, Ia Satu-Satunya!

Gambar
Keadaan gelap karena kelaparan serta kemiskinan, bergelayut nyaris di tiap jengkal tanah negara Kongo. Pemerintahan diktator Mobutu pada negeri yang dahulu diketahui untuk negara Zaire ini, semakin jadi parah situasi rakyat Kongo, yang diminta terjerat pada keadaan perang tidak berbuntut. Panduan Merawat Ayam Laga Kongo ialah negara sisa jajahan Belgia, yang sejak memerdekakan diri, tetap tidak lepas dari perselisihan kekuasaan. Tertera minimal terjadi 1x kup berdarah di negara itu, yang membuat Kongo pada akhirnya dikendalikan pemerintahan kediktatoran semasa 3 dasawarsa. Situasi negeri yang penuh ketidaktetapan ini, selanjutnya membuat Faria Rivelino, ayah dari Blaise Matuidi, bersama-sama si isteri, Elise, putuskan untuk pindah, cari kehidupan yang lebih bagus di Perancis pada medio 80-an. Matuidi lahir pada tanggal 9 April 1987, di kota Toulouse, satu kota yang mukanya tidak sama jauh dari negeri asal si Ibu. Walau kehidupan mereka belum dapat disebutkan lebih baik semenjaknya...